[] Motivation Letter []
Selamat Membaca!!
Kalian pernah merasakan diri kita kurang dalam banyak hal? Tidak berbakat dalam bidang apapun, fisik yang tidak memuaskan, keadaan yang tidak sebaik orang lain, dan apapun itu yang menyebabkan kalian merasa jauh tertinggal, terbelakang, merendah, kurang percaya diri, tidak bersyukur, dan sering mengeluh. Mungkin semua orang pernah merasakannya, hal seperti itu mungkin wajar karena tidak ada yang benar-benar sempurna dalam diri manusia. Namun apakah kalian sadar? terus menerus merendah, berkeluh-kesah, tidak bersyukur, dan sibuk dengan pemikiran buruk membuat kita akan semakin tertinggal. Tanpa kita sadari hal itu juga berpengaruh pada kondisi mental dan pikiran kita.
Kita butuh dan harus melihat ke luar sana, betapa luasnya dunia yang diciptakan Tuhan, berapa banyak ujian yang diberikanNya bukan hanya kepada kita saja namun banyak orang. Kota selalu berfokus pada yang diatas kita, orang-orang dengan hidup yang mewah, paras yang menawan, kehidupan sosial yang beruntung sekali rasanya bagi kita. Sedangkan dibalik semua itu jauh! Jauh lebih banyak orang yang lebih tidak beruntung dibandingkan dengan diri kita sendiri. Kondisi fisik yang memprihatinkan, kondisi finansial yang sangat berkekurangan, dan banyak hal lagi.
Hal yang patut kita pikirkan ialah ketika merasa bodoh misalnya, saat itu kita merasa kesal mengapa tidak bisa sepintar orang lain yang kita tahu tidak pernah belajar saja bisa mendapat nilai terbaik. Kita hanya tidak tahu apa yang mereka telah usahakan tanpa kita ketahui dibaliknya. Kita berpikir orang yang pintar hanya karena terlahir dari keluarga pintar namun kita tidak tahu berjuangan lain dia yang mati-matian mereka usahakan. Teman-teman, selama ini kita merasa tidak adil pada keadaan diri kita, merasa tidak berdaya dan bersyukur dengan apa yang ada pada diri kita. Padahal Tuhan memberikan kita apapun itu seadil-adilnya lho. Contoh ketika saya pernah sekilas berpikir "wah orang itu beruntung sekali punya wajah cantik dan kulit mulus juga berasal dari keluarga berkecukupan", esoknya saya tidak sengaja melihat dan mengetahui bahwa sebenarnya dia memiliki penyakit yang tidak diketahui oleh banyak orang yang juga tidak terlihat secara langsung.
Jadi teman fokus lah pada diri kalian dan orang-orang yang mungkin masih kurang beruntung dibanding kalian, fokus mengembangkan diri dan membantu orang lain yang juga sedang kesulitan. Banggalah pada diri kalian, siapa kalian, seperti apapun kalian. Karena semua ini tentang kita bukan orang lain, tidak penting untuk orang-orang yang suka merendahkan diri kita, berkata yang menyakiti hati kita, orang yang tidak mendukung apa yang kalian usahakan. Hiraukan dan tetap berbangga pada diri kalian. Be proud of who you are, okay?!
Thank you for Allah yang telah memberikan segala hal yang mungkin bagi hamba ini masih belum cukup, namun aku tahu Engkau yang Maha Tahu mana yang cukup mana yang tidak. Semoga hambumu ini bisa terus berkembang dan semakin mensyukuri nikmat yang Engkau berikan :)
Thanks for y'all sudah membaca hingga akhir cerita atau apapun ini yang sangat minimalis :') Semoga bermanfaat yah. See you..
Komentar
Posting Komentar